Selasa, 16 Oktober 2018

Content Management System Wordpress

Content Management System



Apa itu CMS?
CMS (Content Management System) adalah suatu system yang digunakan untuk memfasilitasi pengelola baik untuk pembuatan, pembaruan, dan publikasi content secara bersama sama (ber-iringan). Content sendiri yaitu berupa text, grafik, gambar, dll yang perlu dikelola dengan tujuan proses pembuatan, pembaruan, dan publikasi yang akan di rubah (transformasikan) ke dalam bentuk lain. 
CMS (Content Management System) adalah suatu aplikasi berbasis web yang siap pakai. Kemudahan yang diberikan dapat membantu si pengembang web (user) untuk mengembangkan suatu website tanpa campur tangan “Pengembang Web”. Pengembang Web hanya bertugaskan untuk instalasi awal saja, selebihnya user dapat mengelola baik pengisian artikel, gambar, text, dll secara mandiri tanpa harus mengenal bahasa bahasa pemerograman web seperti html dan php.
CMS (Content Management System) sangat handa dan berguna bagi si user atau desainer web itu sendiri. User dapat memfokuskan tugasnya ke dalam bentuk artikel, ataupun gambar tanpa harus mengerti seluk beluk dalam CMS tersebut. Sedangkan desainer web dapat memfokuskan dirinya untuk mengatur tampilan (Baik itu tata letak, plugin, dan sejenisnya).

Adapun jenis jenis cms yang dapat digunakan baik user maupun desainer web :
  • CMS Wordpress
  • CMS Joomla
  • CMS Drupal
  • Aura CMS
  • CMS Opencart
  • CMS Prestashop
  • CMS Moodle
Dari berbagai CMS yang tersedia saat ini, penulis akan memfokuskan ke salah satu CMS yang cukup popular saat ini yaitu Wordpress.

Alasan Pemilihan CMS Wordpress :
Bagi kalian yang belum tahu, CMS Wordpress sebenernya lebih cenderung CMS jenis blog. Tapi jangan salah, maupun CMS ini lebih cenderung berjenis blog tetapi tidak sedikit yang memanfaatkan CMS ini untuk digunakan di dunia comersil seperti pembuatan Toko Online, Company Profile, dan lain sebagainya. Selain pemanfaatan CMS ini yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, menurut penulis CMS ini juga sangat user friendly dan memiliki fasilitas dan fitur yang sangat berlimpah baik itu pengaturan dasar CMS hingga plugin tambahan yang bisa di manfaatkan dalam pengembangan website seperti Toko Online dan Company Profile. Wordpress juga mudah dikustomisasi, dan yang terpenting sebagian besar fasilitas wordpress “Gratis” (Maklum kami hanya mahasiswa biasa hehe).

Berikut kelebihan Wordpress secara lengkap :
  1. Bersifat bebas ( free/gratis ) karena dilisensikan di bawah lisensi GNU Public Licence.
  2. Dapat digunakan secara offline ( tanpa konrksi internet ) menggunakan web server yang di instal secara lokal.
  3. Dapat di instal pada web hosting yang mendukung penggunaa PHP dan MySQL. Versi PHP yang digunakan minimal adalah versi 4.2 dan versi MySQL minimal adalah 3.23.x.
  4. Mudah dikustomisasi.
  5. Meneyediakan banyak theme dan plugin.
  6. Mendukung proses pembuatan kategori dan subkategori yang tidak terbatas.
  7. Dapat melakukan sindikasi otomatis dengan bantuan RSS dan Atom.
  8. Menggunakan interface XML ROC (Remote Procedure Call) untuk proses trackback dan remote posting.
  9. Dapat diintegrasikan dengan posting melalui email.
  10. Support terhadap plugin dan theme (pengaturan skin pada blog).
  11. Mempunyai kemampuan untuk mengimpor data dari MovableType, TextPattern, grayMetter, b2evolution dan Blogger yang merupakan kelebihan utama WordPress. Pemakai WordPress juga dapat membuckup semua posting untuk kepentingan keamanan dan menguploadnya kembali secara mudah.
  12. Mendukung dokumen dengan berbagai jenis ekstansi dan mempunyai API (Application Program Interface) untuk meningkatkan kemapuan WordPress.
  13. Sangat mudah untuk melakukan proses administrasi dan perawatan tanpa harus memiliki pengalaman dalam nge-Blog.
  14. Fasilitas searching yang nyaman.
  15. Proses publish konten secara instan.
  16. Mendukung multi bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
  17. Mempunyai susunan panel administrasi yang terbaik dengan segudang fiturnya.
  18. Link manager untuk mempermudah proses pembuatan link dengan blog atau situs lain.
Kekurangan Wordpress :
  1. Tidak bisa mengatur halaman hosting.
  2. Konten atau blog tidak mutlak milik sendiri.
  3. Tidak leluasa untuk menata tampilan blog.
  4. Tidak bisa menggunakan plugin (Sebagian besar versi berbayar).
  5. Tidak menerima script iklan bisnis google adsense.
Kesimpulan :
Dari berbagai kelebihan dan kekurangan yang diberikan oleh masing masing CMS (Content Management System) tersebut, saya lebih cenderung kepada penggunaan CMS Wordpress baik dari segi fitur maupun kemampuan dari CMS tersebut. Terlebih lagi wordpress terkenal akan kemudahan dalam penggunaanya "User Friendly" baik untuk orang awam seperti kami ataupun para pengembang exprert yang sudah ahli dalam bidangnya.

Daftar Pustaka.
Gambar. “CMS”. https://www.updateilmu.com/wp-content/uploads/2014/12/Content-Management-System-CMS.png
Sasmita, Luhur. “Kelebihan dan Kekurangan Wordpress”. https://luhursasmita.wordpress.com/kelebihan-kelemahan-wordpress/

Senin, 15 Oktober 2018

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda


Apa itu sumpah?
  • Pernyataan yang diucapkan secara resmi dengan bersaksi kepada Tuhan atau kepada sesuatu yang dianggap suci (untuk menguatkan kebenaran dan kesungguhannya dan sebagainya).
  • Pernyataan disertai tekad melakukan sesuatu untuk menguatkan kebenarannya atau berani menderita sesuatu kalau pernyataan itu tidak benar.
  • Janji atau ikrar yang teguh (akan menunaikan sesuatu).

Apa itu pemuda?
  • Pemuda merupakan generasi penerus bangsa Indonesia yang sangat berpengaruh bagi pembangunan dan masa depan bangsa Indonesia.
  • Pemuda juga sebagai harapan bangsa Indonesia yang bisa menjadi tumpuan bagi pemuda pemuda penerus bangsa Indonesia kelak.

Apa itu sumpah pemuda?
Sumpah pemuda adalah salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Yang dimaksud dengan sumpah pemuda ialah adalah keputusan kongres pemuda kedua yang diselenggarakan dua hari 27-28 oktober 1928 di Batavia (Jakarta).

Teks Sumpah Pemuda
Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea:
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Pertiwa sejarahnya sumpah pemuda merupakan suatu pengakuan pemuda dan pemudi indonesia tentang ikrar atau janji yaitu satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Sumpah pemuda merupakan suatu hasil dari kongres Pemuda II Indonesia yang dilaksanakan 3 sesi, yaitu :
  • Rapat Pertama : Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia yang di hadiri oleh Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie. Rapat ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB).
  • Rapat Kedua : Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Rapat ini dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan.
  • Rapat Ketiga : Rapat Penutup  di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106. Pada rapat penutup ini membahas tentang Nasionalisme dan Demokrasi selain gerakan kepaduan. Menurut ramelan kepaduan tidak dapat dipisahkan dari pergerakan nasional, karena kepaduan dapat melatih anak anak supaya disiplin dan mandiri.

Adapun panitia Kongres Pemuda terdiri dari :

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :
  1. Abdul Muthalib Sangadji
  2. Purnama Wulan
  3. Abdul Rachman
  4. Raden Soeharto
  5. Abu Hanifah
  6. Raden Soekamso
  7. Adnan Kapau Gani
  8. Ramelan
  9. Amir (Dienaren van Indie)
  10. Saerun (Keng Po)
  11. Anta Permana
  12. Sahardjo
  13. Anwari
  14. Sarbini
  15. Arnold Manonutu
  16. Sarmidi Mangunsarkoro
  17. Assaat
  18. Sartono
  19. Bahder Djohan
  20. S.M. Kartosoewirjo
  21. Dali
  22. Setiawan
  23. Darsa
  24. Sigit (Indonesische Studieclub)
  25. Dien Pantouw
  26. Siti Sundari
  27. Djuanda
  28. Sjahpuddin Latif
  29. Dr.Pijper
  30. Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  31. Emma Puradiredja
  32. Soejono Djoenoed Poeponegoro
  33. Halim
  34. R.M. Djoko Marsaid
  35. Hamami
  36. Soekamto
  37. Jo Tumbuhan
  38. Soekmono
  39. Joesoepadi
  40. Soekowati (Volksraad)
  41. Jos Masdani
  42. Soemanang
  43. Kadir
  44. Soemarto
  45. Karto Menggolo
  46. Soenario (PAPI & INPO)
  47. Kasman Singodimedjo
  48. Soerjadi
  49. Koentjoro Poerbopranoto
  50. Soewadji Prawirohardjo
  51. Martakusuma
  52. Soewirjo
  53. Masmoen Rasid
  54. Soeworo
  55. Mohammad Ali Hanafiah
  56. Suhara
  57. Mohammad Nazif
  58. Sujono (Volksraad)
  59. Mohammad Roem
  60. Sulaeman
  61. Mohammad Tabrani
  62. Suwarni
  63. Mohammad Tamzil
  64. Tjahija
  65. Muhidin (Pasundan)
  66. Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  67. Mukarno
  68. Wilopo
  69. Muwardi
  70. Wage Rudolf Soepratman
  71. Nona Tumbel
Ikrar sumpah pemuda yang bertujuan untuk menegaskan cita cita dan mempersatukan bangsa menjadi satu kesatuan NKRI yang kita kenal saat ini yaitu Bangsa Indonesia. Pergerakan pergerakan politik indonesia yang dulu tidak menyatu kini disatukan oleh satu ikrar yaitu Janji Sumpah Pemuda. Kini sumpah pemuda menjadi poros dari berbagai dasar dan cita cita Bangsa Indonesia. Sumpah pemuda yang di ikrarkan pada 28 Oktober 1928 juga menjadi awal mulanya kemerdekaan Indonesia.
Terimakasih pahlawanku, jasa jasamu akan kami kenang selamanya. 


Daftar Pustaka
  • KBBI. “Apa Itu Sumpah?”. https://kbbi.web.id/sumpah
  • Herwis, ewis. “Begini Sejarah Lengkap Sumpah Pemuda”. 28 Oktober 2010. http://palembang.tribunnews.com/2017/10/28/begini-sejarah-lengkap-sumpah-pemuda-orang-orang-ini-yang-jadi-pelopor-sebenarnya.
  • “Gambar”. 15 Oktober 2018.https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwi-h9Oov4jeAhUVS48KHfXqAEEQjRx6BAgBEAU&url=http%3A%2F%2Fm.tribunnews.com%2Fnasional%2F2017%2F10%2F28%2Fteks-sumpah-pemuda-baca-naskahnya-dengan-lantang%3Fpage%3Dall&psig=AOvVaw0YeXcUAZOIHvS-fyy_J39_&ust=1539694551139122
  • “Apa Itu Sumpah Pemuda”. http://semangatpemuda-indonesia.blogspot.com/p/sejarah-sumpah-pemuda.html

Rabu, 06 Juni 2018

Cultural Shock dan Pengalaman Pribadi


Pengertian Cultural Shock
Normal rasanya untuk mengalami kesulitan saat kamu harus beradaptasi dengan lingkungan baru, apalagi jika lingkungan itu di luar negeri, jauh berbeda dari segala norma dan budaya yang sudah kamu kenal sejak lahir. Culture shock biasanya dialami mereka yang tidak bisa nyaman menempatkan dirinya di tempat yang baru. Mereka merasa kesepian, depresi dan ketidak-puasan terhadap lingkungan barunya.
Secara definisi Culture Shock adalah perubahan nilai budaya seiring dengan perkembangan jaman dan wawasan yang makin berkembang ini biasanya terjadi pada orang-orang yang secara tiba-tiba berpindah atau dipindahkan ke lingkungan yang baru. Sangat wajar, apabila seseorang yang masuk dalam lingkungan budaya baru mengalami kesulitan dan tekanan mental.
Istilah "culture shock" pertama kali diperkenalkan oleh Oberg (1960) untuk menggambarkan respon yang mendalam dan negatif dari depresi, frustasi, dan disorientasi yang dialami oleh orang-orang yang hidup dalam suatu lingkungan budaya yang baru. Istilah ini menyatakan ketiadaan arah, merasa tidak mengetahui harus berbuat apa atau bagaimana mengerjakan segala sesuatu di lingkungan yang baru, dan tidak mengetahui apa yang tidak sesuai atau sesuai (Dayaksini, 2004).

Tingkat-tingkat Culture shock (u-curve)
Meskipun ada berbagai variasi reqaksi terhadap culture hock, dan perbedaan jangka waktu penyesuaian diri, sebagian besar literatur menyatakan bahwa orang biasanya melewati 4 tingkatan culture shock. Keempat tingkatan ini dapat digambarkan dalam bentuk kurva u, sehingga disebut u-curve.
Fase optimistic, fase pertama yang digambarkan berada pada bagian kiri atas dari kurva U. fase ini berisi kegembiraan, rasa penuh harapan, dan euphoria sebagai antisipasi individu sebelum memasuki budaya baru
Masalah cultural, fase kedua di mana maslah dengan lingkungan baru mulai berkembang, misalnya karena kesulitan bahasa, system lalu lintas baru, sekolah baru, dll. Fase ini biasanya ditandai dengan rasa kecewa dan ketidakpuasan. Ini adalah periode krisis daalm culture shock. Orang menjadi bingung dan tercengan dengan sekitarnya, dan dapat menjadi frustasi dan mudah tersinggung, bersikap permusuhan, mudah marah, tidak sabaran, dan bahkan menjadi tidak kompeten.
Fase recovery, fase ketiga dimana orang mulai mengerti mengenai budaya barunya. Pada tahap ini, orang secara bertahap membuat penyesuaian dan perubahan dalam caranya menanggulangi budaya baru. Orang-orang dan peristiwa dalam lingkungan baru mulai dapat terprediksi dan tidak terlalu menekan.
Fase penyesuaian, fase terakhir, pada puncak kanan U, orang telah mengertpi elemen kunci dari budaya barunya (nilai-nilai, adapt khusus, pola keomunikasi, keyakinan, dll). Kemampuan untuk hidup dalam 2 budaya yang berbeda, biasanya uga disertai dengan rasa puas dan menikmati. Namun beberapa ahli menyatakan bahwa, untuk dapat hidup dalam 2 budaya tersebut, seseorang akan perlu beradaptasi kembali dengan budayanya terdahulu, dan memunculkan gagasan tentang W curve, yaitu gabungan dari 2 U curve.

Culture Shock di Lingkungan Mahasiswa
Kadang memang kita sulit menentukan harus tinggal dimana, dalam kasus ini untuk mengejar impian kita harus memilih Universitas yang berkualitas dan salah satu kampus swastas terbaik yaitu Universitas Gunadarma. Maka dari itu banyak sekali mahasiswa rantau dari berbagai daerah, ada yang dari jambi, ambon,  Maluku, bahkan ternate.
Dalam kasus ini saya mempunyai teman yang berasal dari Maluku, banyak sekali perbedaan yang kita miliki dari segi bahasa, kebiasaan, budaya, bahkan bahasa.
Adaptasi sangat dibutuhkan bagi kami untuk mengenal dia dan memahaminya. Bahkan saya pernah mendapati dia tidak tau arah jalan pulang saat berada di suatu tempat :D
Dapat saya simpulkan bahwa Cultural shock yang terdapat pada lingkungan Mahasiswa adalah :
  • Penggunaan bahasa yang berbeda.
  • Budaya yang berbeda.
  • Kurang percaya diri.
  • Perbedaan tempat tinggal.
  • Perbedaan makanan dan minuman.


Culture Shock di Lingkungan Masyarakat
Adapun pengalaman pribadi saya mengenai perbedaan yang terdapat di Jawa Timur dengan di sini. 
  1. Yang pertama mengenai bahasa, kita semua tau bahwa penggunaan bahasa yang terdapat di Jawa Timur adalah Bahasa Jawa. Sedangkan disini menggunakan Bahasa Indonesia.
  2. Makanan. Makanan di Jawa Timur terkenal akan rempah rempah dan kelezatan yang tidak akan kita dapati disini karena mayoritas makanan yang ada disini yaitu masakan cepat saji dan kurang sehat dibandingkan di sana.
  3. Transportasi. Sering kali kita melihat betapa padatnya jalan yang ada di sini, kemana mana selalu dihiasi dengan kemacetan. Berbeda dengan disana, lalu lintas sangat renggang, bahkan dalam ruas jalan yang begitu luas hanya ada satu atau dua mobil yang melintas disana.


Kesimpulan :
Ya tentu kita tau betapa sulitnya beradaptasi di suatu tempat yang belum kita ketahui, terutama perbedaan bahasa sering kali menjadi ajang kesalahpahaman karena tidak mengerti makna dari bahasa tersebut secara mendalam. Budayapun juga sangat berbeda dari suatu tempat ke tempat lain. Maka dari itu kunci dari suatu kesepahaman yaitu saling mengerti dan juga beradaptasi dengan lingkungan tersebut.

https://www.kompasiana.com/mulyanii/apa-itu-culture-shock_551a2232a33311971fb6591c

Jumat, 27 April 2018

Penjelasan Tentang Syntax Python


  • LAPORAN AKHIR



Mata Praktikum              : Algoritma dan Pemrograman 2A

Kelas                               : 1IA15

Praktikum ke-                 : -

Tanggal                           : 11 April 2018

Materi                             : Membuat Program Python.

NPM                               : -

Nama                               : Panca Muhammad Yusuf
   
Ketua Asisten                  :

Paraf Asisten                   :

Nama Asisten                  :

Jumlah Lembar               : 11 Lembar



UNIVERSITAS GUNADARMA
2018


LISTING PROGRAM 1.
mahasiswa=[];

def show_menu():
    print "\n"
    print "      Menu      "
    print "[1] Show Data"
    print "[2] Insert Data"
    print "[3] Edit Data"
    print "[4] Delete Data"
    print "[5] Exit"

    menu = input("Pilih Menu > ")
    print "\n"

    if menu==1:
        show_data()
    elif menu==2:
        insert_data()
    elif menu==3:
        edit_data()
    elif menu==4:
        delete_data()
    elif menu==5:
        exit()
    else :
        print "Tidak Ada Pilihan Tersebut!!!"
    return show_menu()
   
def show_data():
    if len(mahasiswa) <= 0 :
        print "Belum ada Data"
    else :
        for indeks in range(len(mahasiswa)) :
            print "[%d]%s"%(indeks,mahasiswa[indeks])

def insert_data():
    mahasiswa_baru = raw_input("Nama : ")
    mahasiswa.append(mahasiswa_baru)

def edit_data():
    show_data()
    indeks = input("Inputkan ID mahasiswa : ")
    if(indeks > len(mahasiswa)) :
        print "ID Salah"
    else :
        mahasiswa_baru = raw_input("Nama : ")
        mahasiswa[indeks] = mahasiswa_baru

def delete_data():
    show_data()
    indeks = input("Inputkan ID mahasiswa : ")
    if(indeks > len(mahasiswa)) :
        print "ID Salah"
    else :
        mahasiswa.remove(mahasiswa[indeks])

if __name__ == "__main__":
    show_menu()



LOGIKA PROGRAM
  • Pertama, buka  python idle, lalu ketikan syntax tersebut pada software tersebut. Gunakan python versi 2.7



  •         Deskripsi Syntax Yang DI Gunakan :

Syntax
Logika Program
mahasiswa=[];
Untuk mendeklarasikan suatu variable bernama mahasiswa bertipe data String.
def show_menu():
Untuk mendeklarasikan fungsi yang bernama show_menu().
    print "\n"
Untuk mencetak baris baru.
    print "      Menu      "
Untuk mencetak tulisan “Menu” bertipe data String.
    print "[1] Show Data"
Untuk mencetak tulisan “[1] Show Data” bertipe data String
    print "[2] Insert Data"
Untuk mencetak tulisan “[2] Insert Data” bertipe data String
    print "[3] Edit Data"
Untuk mencetak tulisan “[3] Edit Data” bertipe data String
    print "[4] Delete Data"
Untuk mencetak tulisan “[4] Delete Data” bertipe data String
    print "[5] Exit"
Untuk mencetak tulisan “[5] Exit” bertipe data String
    menu = input("Pilih Menu > ")
Untuk mendeklarasikan variable menu dan menginputkan suatu nilai kedalam variable menu.
    print "\n"
Untuk mencetak baris baru.
    if menu==1:
Jika nilai variable menu sama dengan 1 (satu).
        show_data()
Memanggil fungsi show_data().
    elif menu==2:
Jika nilai variable menu sama dengan 2 (dua).
        insert_data()
Memanggil fungsi insert_data().
    elif menu==3:
Jika nilai variable menu sama dengan 3 (tiga).
        edit_data()
Memanggil fungsi edit_data().
    elif menu==4:
Jika nilai variable menu sama dengan 4 (empat).
        delete_data()
Memanggil fungsi delete_data().
    elif menu==5:
Jika nilai variable menu sama dengan 5 (lima).
        exit()
Memanggil fungsi exit().
    else :
Jika kondisi tidak memenuhi, akan menjalankan block program setelah else.
        print "Tidak Ada Pilihan Tersebut!!!"
Untuk mencetak tulisan “Tidak Ada Pilihan Tersebut!!!” bertipe data String.
    return show_menu()
Unttu mengembalikan nilai awal pada show_menu().
def show_data():
Untuk mendeklarasikan fungsi yang bernama show_data().
    if len(mahasiswa) <= 0 :
Jika panjang nilai array kurang dari sama dengan 0 (nol).
        print "Belum ada Data"
Untuk mencetak “Belum ada Data”
    else :
Jika kondisi tidak memenuhi, akan menjalankan block program setelah else.
        for indeks in range(len(mahasiswa)) :
Untuk indeks yang memiliki panjang dari suatu nilai variable mahasiswa.
            Print "[%d]%s"%(indeks,mahasiswa[indeks])
Untuk mencetak array mahasiswa[indeks] yang kemudia akan disimpan pada variable index.
def insert_data():
Untuk mendeklarasikan fungsi yang bernama insert_data().
    mahasiswa_baru = raw_input("Nama : ")
Untuk membuat suatu variable yang bernama mahasiswa_baru sekaligus untuk menginputkan suatu nilai (nama) kedalam variable mahasiswa_baru bertipe data String.
    mahasiswa.append(mahasiswa_baru)
Untuk menambahkan suatu nilai yang telah di inputkan ke dalam array mahasiswa.
def edit_data():
Untuk mendeklarasikan fungsi yang bernama edit_data().
    show_data()
Memanggil fungsi show_data().
    indeks = input("Inputkan ID mahasiswa : ")
Untuk membuat suatu variable yang bernama indeks sekaligus untuk menginputkan suatu nilai kedalam variable indeks bertipe data String.
    if(indeks > len(mahasiswa)) :
Jika nilai variable index lebih panjang dari nilai variable mahasiswa.
        print "ID Salah"
Untuk mencetak “ID Salah”.
    else :
Jika kondisi tidak memenuhi, akan menjalankan block program setelah else.
        mahasiswa_baru = raw_input("Nama : ")
Untuk membuat suatu variable yang bernama mahasiswa_baru sekaligus untuk menginputkan suatu nilai (nama) kedalam variable mahasiswa_baru bertipe data String.
        mahasiswa[indeks] = mahasiswa_baru
Data yang telah diinput pada variable mahasiswa_baru akan di simpan kedalam array yang bernama mahasiswa.
def delete_data():
Untuk mendeklarasikan fungsi yang bernama delete_data().
    show_data()
Memanggil fungsi show_data().
    indeks = input("Inputkan ID mahasiswa : ")
Untuk membuat suatu variable yang bernama indeks sekaligus untuk menginputkan suatu nilai kedalam variable indeks bertipe data String.
    if(indeks > len(mahasiswa)) :
Jika nilai variable index lebih panjang dari nilai variable mahasiswa.
        print "ID Salah"
Untuk mencetak “ID Salah”.
    else :
Jika kondisi tidak memenuhi, akan menjalankan block program setelah else.
        mahasiswa.remove(mahasiswa[indeks])
Nilai yang berada pada variable indeks mahasiswa akan di hapus.
if __name__ == "__main__":
Untuk mengulang ngulang suatu statement sampai statement tersebut di paksakan berhenti.
    show_menu()
Memanggil fungsi show_menu().

Output :
Untuk menjalankan tekan F5